Selasa, 05 April 2011

RESUM SISTEM BERKAS BAB 1

BAB 1

SISTEM FILE

Pengertian Sistem Berkas
Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam system operasi. Terdapat dua bagian penting dalam system berkas, yaitu :
· Kumpulan berkas, sebagai tempat penyimpanan data, serta
· Struktur direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam system

Konsep Dasar Berkas
Komputer dapat menyimpan informasi ke beberapa media penyimpanan yang
berbeda, seperti magnetic disks, magnetic tapes dan optical disks. Agar komputer dapat digunakan dengan nyaman, system operasi menyediakan system penyimpanan dengan sistematika yang seragam. Sistem operasi mengabstraksikan property fisik dari media penyimpanannya dan mendefinisikan unit penyimpanan logis yaitu berkas. Berkas dipetakan ke media fisik oleh system operasi. Media penyimpanan ini umumnya bersifat non-volatile, sehingga kandungan di dalamnya tidak akan hilang jika terjadi gagal listrik maupun system reboot.
Berkas adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada
penyimpanan sekunder. Dari sudut pandang pengguna, berkas merupakan bagian terkecil dari penyimpanan logis, artinya data tidak dapat ditulis ke penyimpanan sekunder kecuali jika berada di dalam berkas. Biasanya berkas merepresentasikan program dan data. Data dari berkas dapat bersifat numeric, alfabetik, alfanumerik atau pun biner. Format berkas juga bias bebas, misalnya berkas teks atau dapat juga diformat pasti. Secara umum, berkas adalah urutan bit, byte, baris atau catatan yang didefinisikan oleh pembuat berkas dan pengguna.
Informasi dalam berkas ditentukan oleh pembuatnya. Ada banyak beragam jenis
informasi yang dapat disimpan dalam berkas. Hal ini disebabkan oleh struktur tertentu yang dimiliki oleh berkas, sesuai dengan jenisnya masing-masing. Contohnya :
· Text file; yaitu urutan karakter yang disusun ke dalam baris-baris
· Source file; yaitu urutan subroutine dan fungsi yang nantinya akan
dideklarasikan
· Object file; merupakan urutan byte yang diatur ke dalam blok-blok yang
dikenali oleh linker dari system
· Executable file; adalah rangkaian code section yang dapat dibawa loader ke
dalam memori dan dieksekusi

Atribut Pada Berkas
Berkas diberi nama untuk kenyamanan bagi pengguna dan untuk acuan bagi data yang terkandung di dalamnya. Nama berkas biasanya berupa string atau karakter. Beberapa system membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam penamaan sebuah berkas, sementara system yang lain menganggap kedua hal di atas sama. Ketika berkas diberi nama, maka berkas tersebut akan menjadi madiri terhadap proses, pengguna bahkan system yang membuatnya. Atribut berkas terdiri dari :
· Nama; merupakan satu-satunya informasi yang tetap dalam bentuk yang biasa dibaca oleh manusia (human-readable form)
· Type, dibutuhkan untuk system yang mendukung beberapa type berbeda
· Lokasi; merupakan pointer ke device dan ke lokasi berkas pada device tersebut
· Ukuran (size); yaitu ukuran berkas pada saat itu, baik dalam byte, huruf atau pun blok
· Proteksi; adalah informasi mengenai kontrol akses, misalnya siapa saja yang boleh membaca, menulis dan mengeksekusi berkas
· Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna; informasi ini biasanya disimpan untuk :
1. Pembuatan berkas
2. Modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas, dan
3. Penggunaan terakhir berkas
Data tersebut dapat berguna untuk proteksi, keamanan dan monitoring penggunaan dari berkas. Informasi tentang seluruh berkas disimpan dalam struktur direktori yang terdapat pada penyimpanan sekunder. Direktori, seperti berkas, harus bersifat non-volatile, sehingga keduanya harus disimpan pada sebuah device dan baru dibawa bagian per-bagian ke memori pada saat dibutuhkan.

Operasi Pada Berkas
Sebuah berkas adalah jenis data abstrak. Untuk mendefinisikan berkas secara tepat, perlu melihat operasi yang dapat dilakukan pada berkas tersebut. Sistem operasi menyediakan system calls untuk membuat, membaca, menulis, mencari, menghapus dan sebagainya. Berikut dapat kita lihat apa yang harus dilakukan system operasi pada keenam operasi dasar pada berkas.
· Membuat sebuah berkas
Ada dua cara dalam membuat berkas. Pertama, tempat baru di dalam system berkas harus di alokasikan untuk berkas yang akan dibuat. Kedua, sebuah direktori harus mempersiapkan tempat untuk berkas baru, kemudian direktori tersebut akan mencatat nama berkas dan lokasinya pada sistem berkas.
· Menulis pada sebuah berkas
Untuk menulis pada berkas, kita menggunakan system call beserta nama berkas yang akan ditulisi dan informasi apa yang akan ditulis pada berkas. Ketika diberi nama berkas, system mencari ke direktori untuk mendapatkan lokasi berkas. Sistem juga harus menyimpan penunjuk tulis pada berkas dimana penulisan berikut akan ditempatkan. Penunjuk tulis harus diperbaharui setiap terjadi penulisan pada berkas.
· Membaca sebuah berkas
Untuk dapat membaca sebuah berkas, dapat menggunakan system call beserta nama berkas di blok memori mana berkas berikutnya diletakkan. Direktori mencari berkas yang akan dibaca dan system menyimpan penunjuk baca pada berkas dimana pembacaan berikutnya akan terjadi. Ketika pembacaan dimulai, penunjuk harus diperbaharui.
Sehingga secara umum, suatu berkas ketika sedang dibaca atau ditulis, kebanyakan system hanya mempunyai satu penunjuk, baca dan tulis menggunakan penunjuk yang sama, hal ini menghemat tempat dan mengurangi kompleksitas system.
· Menempatkan kembali sebuah berkas
DIrektori yang bertugas untuk mencari berkas yang bersesuaian dan mengembalikan lokasi berkas pada saat itu. Menempatkan berkas tidak perlu melibatkan proses I/O.
Operasi ini sering disebut pencarian berkas.
· Menghapus sebuah berkas
Untuk menghapus berkas, perlu dicari berkas tersebut di dalam direktori. Setelah
ditemukan dapat dibebaskan tempat yang dipakai berkas tersebut (sehingga dapat digunakan oleh berkas lain) dan menghapus tempatnya di direktori.
· Memendekkan berkas
Ada suatu keadaan dimana pengguna menginginkan atribut dari berkas tetap sama tetapi ingin menghapus isi dari berkas tersebut. Fungsi ini mengizinkan semua atribut tetap sama tetapi panjang berkas menjadi nol, hal ini lebih baik daripada memaksa pengguna untuk menghapus berkas dan membuatnya lagi.
Beberapa informasi yang terkait dengan pembukaan berkas, yaitu :
· Penunjuk berkas
Pada system yang tidak mengikutkan batas berkas sebagai bagian dari system call baca dan tulis, system tersebut harus mengikuti posisi dimana terakhir proses baca dan tulis sebagai penunjuk. Penunjuk ini unik untuk setiap operasi pada berkas, maka dari itu harus disimpan terpisah dari atribut berkas yang ada pada disk.
· Penghitung berkas yang terbuka
Setelah berkas ditutup, system harus mengosongkan kembali table berkas yang dibuka yang digunakan oleh berkas tadi atau tempat di table akan habis. KArena mungkin ada beberapa proses yang membuka berkas secara bersamaan dan system harus menunggu sampai berkas tersebut ditutup sebelum mengosongkan tempatnya di table. Penghitung ini mencatat banyaknya berkas yang telah dibuka dan ditutup dan menjadi nol ketika yang terakhir membaca berkas menutup berkas tersebut barulah system dapat mengosongkan tempatnya di table.
· Lokasi berkas pada disk
Kebanyakan operasi pada berkas memerlukan system untuk mengubah data yang ada pada berkas. Informasi mengenai lokasi berka spada disk disimpan di memori agar menghindari banyak pembacaan pada disk untuk setiap operasi.

Berkas Dan Akses
Sistem penyimpanan, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpan
eksternal. Pada berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.

File
Kumpulan dari record-record yang saling berhubungan.

Klasifikasi Data
1. Kelompok Data Tetap
Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama.
Contoh : Data pribadi mahasiswa.
2. Kelompok Data Tak Tetap
Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan.
Contoh : Data rencana studi mahasiswa.

3. Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu
Kelompok data ini biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan data tak tetap.
Contoh : Data transkrip.

KLasifikasi File
1. Master File (Berkas Induk)
2. Transaction File (Berkas Transaksi)
3. Report File (Berkas Laporan)
4. Work File (Berkas Kerja)
5. Program File (Berkas Program)
6. Text File (Berkas Teks)
7. Dump File (Berkas Tampung)
8. Library File (Berkas Pustaka)
9. History File (Berkas Sejarah)

1. MASTER FILE;
Adalah file yang berisi data yang relatif tetap.
Ada 2 jenis Master File :
1. Reference Master File;
File yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
2. Dynamic Master File;
File yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau berdasarkan suatu peristiwa transaksi.

2. TRANSACTION FILE
Adalah file yang berisi record-recod yang akan memperbaharui / meng-update recordrecord yang ada pada master file.
Meng-update dapat berupa : Penambahan record, penghapusan dan perbaikan record.

3. REPORT FILE
Adalah file yang berisi data yang dibuat untuk laporan / keperluan user.
File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.

4. WORK FILE
Merupakan file sementara dalam sistem.
Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah
program ke program lain. Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.

5. PROGRAM FILE
Adalah file yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain / pada memori utama.

6. TEXT FILE
Adalah file yang berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program. Text file hanya dapat diproses dengan text editor.

7. DUMP FILE
Adalah file yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.

8. LIBRARY FILE
Adalah file yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.

9. HISTORY FILE
File ini merupakan tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file. File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi.

MODEL AKSES FILE
Ada 3 model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu :
1. Input
2. Output
3. Input / Output

1. INPUT FILE;
Adalah file yang hanya dapat dibaca dengan program.

2. OUTPUT FILE;
Adalah file yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program.

3. INPUT / OUTPUT FILE;
Adalah file yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program.

ORGANISASI FILE
Adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1. Sequential
2. Relative
3. Indexed Sequential
4. Multi – Key
Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
1. Direct Access
2. Sequential Access

1. Direct Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.

2. Sequential Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file :
· Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
· Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
· Respontime yang diperlukan

Cara memilih organisasi file todak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu :
1. Model Penggunaannya
2. Model Operasi File

Menurut penggunaannya ada 2 cara :
1. Batch;
Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
2. Interactive;

Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.
Menurut operasi file ada 4 cara :
1. Creation;
Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian
record-record dimuat ke dalam file tersebut.
Membuat file dengan cara merekam record demi record.

2. Update;
Untuk menjaga agar file tetap up to date.
Insert / Add, Modification, Deletion.

3. Retrieval;
Pengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi.
Inquiry; Volume data rendah, model proses interactive.
Report Generation; Volume data tinggi, model proses batch.

File Retrieval terbagi 2, yaitu :
1. Comprehensive Retrieval;
Mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file.
Contoh : * Display all
* List nama, alamat

2. Selective Retrieval;
Mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu.
Contoh : * List for gaji = 100000

1. Maintenance;
Perubahan yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut.

Restructuring
Perubahan struktur file.
Misalnya :
Panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record dirubah.

Reorganization
Perubahan organisasi file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang
lain.
Misalnya :
  • Dari organisasi file sequential menjadi indeks sequential.

Secara umum dapat disimpulkan :
Untuk master file dan program file kita dapat melakukan created, update, retrieval from dan maintenanced.
Untuk work file kita dapat melakukan created, update dan retrieved from tapi tidak dapat kita maintenanced.
Untuk report file umumnya tidak di-update, retrieve from atau maintenanced.
Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di created dan digunakan untuk sekali proses.

Sistem File :
Sebuah sistem file sangat membantu para programmer untuk memungkinkan mereka mengakses file, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan.
Sistem file ini juga yang mengatur direktori, device access dan buffer.
Tugas dari sistem file :
Memelihara direktori dari identifikasi file dan lokasi informasi.
Menetukan jalan (pathway) bagi aliran data antara main memory dan alat penyimpan sekunder.
Mengkoordinasi komunikasi antara CPU dan alat penyimpan sekunder dan sebaliknya.
Menyiapkan file penggunaan input atau output.
Mengatur file, bila penggunaan input atau output telah selesai.

Minggu, 03 April 2011

PEMILIHAN MEDIA PENYIMPANAN


Berbicara masalah proses backup tidak akan terpisahkan dengan masalah media penyimpanan data (storage). Setiap backup dimulai dengan pertimbangan tempat data backup akan disimpan. Data backup harus disimpan sedemikan hingga dapat teratur dengan baik. Keteraturan tersebut dapat berupa sesederhana catatan kertas dengan daftar cd-cd backup dengan isi datanya yang kita miliki atau dapat pula berupa pengaturan canggih dengan index komputer, katalog atau database relasional. Perbedaaan dalam penggunaan model penyimpanan data akan memberi manfaat yang berbeda. Pengambilan manfaat ini berkaitan erat dengan skema rotasi backup yang digunankan.Pemilihan media penyimpanan data backup menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam proses backup. Ada banyak tipe media penyimpanan yang dapat dipilih dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
· Tape Magnetic
Tape magnetic mirip dengan kaset audio atau kaset video pita yang menyimpan data dalam pita megnet panjang yang berputar dari titik awal hingga titik akhir.
· Hardisk
Keunggulan utama dari hardisk adalah waktu akses yang cepat, variasi kapasitas yang luas dan kemudahan penggunaan sehingga pada saat ini hardisk adalah media backup dan penyimpananan data yang bbanyak digunakan dalam dunia komputerisasi.
· Optical Disk
CD dan DVD yang dapat direkam adalah dua pilihan yang ada dalam kategori ini. Namun, dengan semakin murahnya drive DVD dengan kapasitas yang cukup besar, pemilihan DVD sebagai media backup lebih menjanjikan daripada CD. Tentunya CD pun masih bisa digunakan untuk proses backup kelompok data yang lebih kecil. Kini telah dikembangkan DVD+/- RW R DL, dan BluRay Disc yang memiliki kapasitas hingga 8 gigabyte sehingga backup data menjadi lebih mudah dan fleksibel.
· Floppy Disk
Media pada masanya sudah mencukupi tuntutan penyimpanan data. Tapi, sekarang sudah tidak ada lagi alasan untuk menggunakan media ini, apalagi untuk keperluan backup. Dengan semakin besarnya file-file yang dimiliki orang seperti video, musik, hingga data sistem, merupakan hal yang tidak masuk akal menjadikan floppy disk sebagai pilihan. Sehingga media penyimpananan ini sudah ditinggalkan dalam dunia komputerisasi.
· Solid State Storage
Yang masuk dalam kelompok media ini ada banyak, diantaranya flash memory, thumb drives, compact flash, memory stick (MS), Secure Digital Card(SDHC), multi media card( MMC), dan seterusnya. Portabilitas adalah keunggulan sekaligus kelemahan media backup ini. Dengan portabilitasnya, data pada media ini sangat mudah dipindahkan termasuk berpindah ke tangan yang tidak seharusnya.
· Remote Backup Services
Media ini tidak berupa benda fisik yang nyata, namun berupa service atau layanan. Biasanya perusahaan penyedia jasa ini menyewakan ruangan penyimpanan data yang proses akses dan pengaturan data backup dilakukan melalui internet. Untuk segi keamanan, metode ini sangat menjanjikan. Tapi, untuk kondisi Indonesia dengan kualitas koneksi internetnya yang masih mengecewakan, masih memerlukan waktu untuk implementasi luas metode

Penyimpan Data

Dasar susunan media penyimpanan ialah kecepatan, biaya, sifat volatilitas. Caching menyalin informasi ke media penyimpanan yang lebih cepat; Memori utama dapat dilihat sebagai cache terakhir untuk media penyimpanan sekunder. Menggunakan memori berkecepatan tinggi untuk memegang data yang diakses terakhir. Dibutuhkan cache management policy. Cache juga memperkenalkan tingkat lain di hirarki penyimpanan. Hal ini memerlukan data untuk disimpan bersama-sama di lebih dari satu level agar tetap konsisten.

Register

Tempat penyimpanan beberapa buah data volatile yang akan diolah langsung di prosesor yang berkecepatan sangat tinggi. Register ini berada di dalam prosesor dengan jumlah yang sangat terbatas karena fungsinya sebagai tempat perhitungan/komputasi data.

Cache Memory

Tempat penyimpanan sementara (volatile) sejumlah kecil data untuk meningkatkan kecepatan pengambilan atau penyimpanan data di memori oleh prosesor yang berkecepatan tinggi. Dahulu cache disimpan di luar prosesor dan dapat ditambahkan. Misalnya pipeline burst cache yang biasa ada di komputer awal tahun 90-an. Akan tetapi seiring menurunnya biaya produksi die atau wafer dan untuk meningkatkan kinerja, cache ditanamkan di prosesor. Memori ini biasanya dibuat berdasarkan desain memori statik.

Random Access Memory

Tempat penyimpanan sementara sejumlah data volatile yang dapat diakses langsung oleh prosesor. Pengertian langsung di sini berarti prosesor dapat mengetahui alamat data yang ada di memori secara langsung. Sekarang, RAM dapat diperoleh dengan harga yang cukup murah dangan kinerja yang bahkan dapat melewati cache pada komputer yang lebih lama.

Memori Ekstensi

Tambahan memori yang digunakan untuk membantu proses-proses dalam komputer, biasanya berupa buffer. Peranan tambahan memori ini sering dilupakan akan tetapi sangat penting artinya untuk efisiensi. Biasanya tambahan memori ini memberi gambaran kasar kemampuan dari perangkat tersebut, sebagai contoh misalnya jumlah memori VGA, memori soundcard.

Direct Memory Access

Perangkat DMA digunakan agar perangkat M/K (I/O device) yang dapat memindahkan data dengan kecepatan tinggi (mendekati frekuensi bus memori). Perangkat pengendali memindahkan data dalam blok-blok dari buffer langsung ke memory utama atau sebaliknya tanpa campur tangan prosesor. Interupsi hanya terjadi tiap blok bukan tiap word atau byte data. Seluruh proses DMA dikendalikan oleh sebuah controller bernama DMA Controller (DMAC). DMA Controller mengirimkan atau menerima signal dari memori dan I/O device. Prosesor hanya mengirimkan alamat awal data, tujuan data, panjang data ke pengendali DMA. Interupsi pada prosesor hanya terjadi saat proses transfer selesai. Hak terhadap penggunaan bus memory yang diperlukan pengendali DMA didapatkan dengan bantuan bus arbiter yang dalam PC sekarang berupa chipset Northbridge.
Media penyimpanan data yang non-volatile yang dapat berupa Flash Drive, Optical Disc, Magnetic Disk, Magnetic Tape. Media ini biasanya daya tampungnya cukup besar dengan harga yang relatif murah. Portability-nya juga relatif lebih tinggi.
Pada standar arsitektur sequential komputer ada tiga tingkatan utama penyimpanan: primer, sekunder, and tersier. Memori tersier menyimpan data dalam jumlah yang besar (terabytes, atau 10 12bytes), tapi waktu yang dibutuhkan untuk mengakses data biasanya dalam hitungan menit sampai jam. Saat ini, memori tersiser membutuhkan instalasi yang besar berdasarkan/bergantung pada disk atau tapes. Memori tersier tidak butuh banyak operasi menulis tapi memori tersier tipikal-nya write ones atau read many. Meskipun per-megabites-nya pada harga terendah, memory tersier umumnya yang paling mahal, elemen tunggal pada modern supercomputer installations.
Ciri-ciri lain: non-volatile, penyimpanan off-line , umumnya dibangun pada removable media contoh optical disk, flash memory.

Kecepatan transfer data

Kecepatan transfer data dalam dunia komputer dan telekomunikasi adalah jumlah data dalam bit yang melewati suatu medium dalam satu detik. Umumnya dituliskan dalam bit per detik (bit per second) dan disimbolkan bit/s atau bps bukan bits/s. Seringkali disalahartikan dengan bytes per second atau B/s atau Bps.
Proses transfer data di internet menggunakan satuan bit per detik (bit per second), mengapa menggunakan bit per detik karena proses penerimaan dan pengiriman data, maupun proses dari komputer menggunakan satuan bit (satuan terkecil di komputer).

Tabel Bit
Nama
Simbol
Nilai
bit/s (bps)
1
kbit/s (kbps)
103
mbit/s (mbps)
106
gbit/s (gbps)
1012

 Audio

  • 8 kbit/s – kualitas telepon
  • 32 kbit/s – kualitas Mediumwave (MW)
  • 96 kbit/s – kualitas. FM
  • 128 kbit/s – kualitas CD
  • 1.4 Mbit/s – kualitas CD dengan teknologi CDDA

Video

  • 16 kbit/s – kualitas videophone
  • 128 kbit/s – kualitas. videoconferencing
  • 1 Mbit/s – kualitas. VHS
  • 5 Mbit/s – kualitas DVD
  • 10 Mbit/s – kualitas HDTV
Cara merawat CD / DVD
CD alias Compact Disk telah menjadi media penyimpanan yang umum digunakan baik untuk menyimpan data secara sementara dan dapat dibawa kemana-mana atau portable maupun sebagai media penyimpanan data backup. Walaupun kegunaan CD agak tergeser oleh DVD tetapi kedua media penyimpanan ini masih sama saja hanya kapasitas penyimpanan DVD yang lebih unggul dari CD tetapi cara penyimpanan dan perawatannya tetaplah sama.Ada beberapa tips CD dan DVD
Tips membeli CD atau DVD agar dapat ditulis dan dibaca tidak mengalami masalah :
Cari CD/DVD yang lapisan pemantulnya berwarna silver (perak) atau agak keemasan, jangan pernah pilih lapisan pemantulnya yang berwarna-warni (biru, merah apalagi hitam) karena lapisan pemantul ini berperan dalam pembacaan data dari CD/DVD yang telah ditulis. CD/DVD yang berwarna-warni mungkin tidak ada kendala saat penulisan (write) oleh CD/DVD burner tapi ada kemungkinan akan susah sekali saat dibaca (read).
Tips Merawat CD atau DVD agar dapat ditulis dan dibaca tidak mengalami masalah :
Setelah dibakar atau dibaca usahakan CD/DVD disimpan kedalam plastik khusus CD untuk menghindari debu dan goresan dan masukan kembali tempat khusus menyimpan CD/DVD.Simpan CD/DVD ditempat yang kering dan gelap, usahakan jangan lembab atau terkena sinar matahari langsung karena akan merusak lapisan pemantul yang berdampak CD/DVD tidak dapat dibaca kembali.Jangan menulis label CD/DVD dengan pulpen usahakan dengan spidol permanent dan menulis dilabelnya jangan terlalu ditekan karena lapisan label ini lebih dekat kelapisan pemantul dan penyimpanan data.Sebelum dimasukan untuk dibaca usahakan CD/DVD dibersikan dahulu bagian/sisi yang diisi data dari debu gunakan kain halus atau khusus seperti untuk membersikan kacamata agar tidak mengores CD/DVD.

Untuk mengambil CD/DVD jangan sentuh bagian sisi datanya, cara yang paling aman gunakan jari telunjuk dan masukan ke lubang ditengah CD/DVD tekan jari sampai CD/DVD melekat kejari dan tidak jatuh ambil CD/DVD tersebut dengan mengangkatnya hal itu juga belaku ketika memasukan CD/DVD dari pembacanya. Cara ini terhitung aman karena sisi data sangat sensitif jika tergores oleh kuku maupuan terkena debu dan keringat dari tangan karena akan menurunkan pembacaan CD/DVD.Yah, itulah sedikit ilmu dalam Memilih, Membakar, dan Merawat CD dan DVD.
Cara cara yang kita lakukan untuk mencegahnya adalah dengan melakukan perawatan pada harddisk..adapun caranya berikut ini
1.Installlah sebuah antivirusuntuk berjaga jaga apabila nantinya ada virus yang menyerang dan merusak data anda..kalo bisa antivirusnya harus rutin di update.
2.Usahakan untuk selalu melakukan backup data yang
penting.
3.Gunakan scandisk untuk mengecek apakah ada batsector didalam harddisk.
4.selalu lakukan Defragment 2 minggu sekali agar data data didalam harddisk selalu tersusun rapi.
5.Gunakan Software pihak ketiga untuk membersihkan junk file,duplikat file,dan recycle byn..anda bisa menggunakan System Cleaner
6.Jangan terlalu sering mencabut dan memasang kembali harddisk kedalam CPU..karena Harddisk sangat sensitiv.jika terkena goncangan,maka data data didalam harddisk terancam hilang.
7.jangan menyimpan data terlampau banyak.maksudnya jangan sampai free harddisk sampe tinggal beberapa kylobyte..tapi berilah ruang sedikit agar harddisk tidak terlalu sesak setidaknya sisakan sekitar 20 MB..apabila anda menggunakan OS Windows biasanya akan muncul warning jika harddisk kita terlampau penuh.
8.uninstall program program yang tidak berguna agar tidak memberatkan harddisk
9.Pakailah UPS atau Stavolt..Gunanya jika kita menggunakan UPS adalah apabila sewaktu kita sedang menggunakan komputer tiba tiba listrik padam,komputer tidak akan langsung mati.jadi kita bisa menyimpan dulu data baru dimatikan.Komputer yang tiba tiba mati tanpa di shutdown terlebih dahulu akan membuat harddisk cepat rusak.
10.ventilasi yang cukup..jangan meletakkan CPU ditempat yang terlalu sesak atau sempit..karena bisa membuat udara tidak bisa keluar sehingga menyebabkan harddisk menjadi cepat panas.Jadi sebaiknya pilih CPU yang memiliki banyak kipas dan tempatkan ditempat yang agak luas..
Tips Merawat Flashdisk Flash disk adalah sebuah “gudang data” yang simpel dan bisa dibawa kemana-mana. Walaupun tidak sebesar Harddisk namun kehadirannya turut mempermudah pekerjaan kita. Tetapi walaupun kecil ukurannya fungsinya sangat besar bagi anda karena praktis. di internetpun sudah banyak software memperbaiki flash disk yang rusak datanya dan bisa anda download gratis. Nah berikut ini adalah beberapa tips yang baik untuk diperhatikan agar flashdisk anda awet dalam pemakaian.
1.      Beli Flashdisk yang punya kredibilitas. Tentunya pesan orang doeloe “kalah membeli, menang memakai”. Saya tidak menyebutkan namanya tetapi tentu anda ada bayangan mengenai flashdisk yang berkualitas. Data anda adalah harta anda, jangan biarkan hancur gara-gara flashdisk murahan yang anda beli.
2.      Gunakan flashdisk dengan tepat. Flashdisk adalah tempat penyimpanan dan transfer artinya jangan mengerjakan pekerjaan langsung dari flashdisk. Sebaiknya anda mengerjakan pekerjaan pada harddisk komputer lalu ditransfer ke flashdisk. Fliashdisk tidak mempunyai ketahanan panas seperti harddisk.
3.      Jauhkan Flashdisk dari air. Memang karena semakin majunya teknologi maka juga menjadi semakin peka. Siraman air terhadap flashdisk dapat menyebabkan korslet pada sistem listriknya.
4.      Hindarkan dari udara panas dan sinar matahari langsung. Panas berlebihan dapat merusak perangkat elektronikik dalam flashdisk. Oleh karena itu simpanlah dia pada tempat yang sejuk.
5.      Formatlah flashdisk secara benar. Ada banyak orang mem-format flashdisk secara “quick format”. Saya tidak menganhurkan cara ini karena quick format biasanya tidak sempurna hasilnya. Formatlah flashdisk secara normal.
6.      Edject/Remove flash disk. Cara lain untuk mengamankan flashdisk adalah jangan langsung mencabut flashdisk sebelum me-remove melalui prosedure, karena itu sama saja mencabut secara paksa dan bisa merusak aliran listriknya.
7.      Jauhkan dari magnet sangat kuat. Terutama ketika sedang dipakai, jauhkan flashdisk dari magnet sangat karena dapat mempengaruhi kelistrikan dalam flashdisk.
8.      Lakukan scan virus secara berkala. Virus tidak dapat merusak hardware tetapi dapat merusak   data anda. Bersihkan secara berkala dengan antivirus.
9.      Lakukan defrag berkala. Sebagaimana pada harddisk maka flashdisk juga harus didefrag agar bad sector atau file-file yang berantakan dan mungkin ada dalam flashdisk dapat diperbaiki.



SOFTWARE DEVELOPMENT WEB

Di zaman yang modern ini, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat banyak, semua hal haruslah dapat dilakukan serba praktis dan sederhana. Salah satu caranya adalah dengan bantuan Software. Dengan bantuan sebuah Software, semua hal dapat dilakukan dengan mudah, nyaman, cepat dan praktis. Oleh karena itu, sebuah Software sangatlah di perlukan dalam dunia usaha, baik usaha kecil sampai usaha besar. Dan dengan ini akan membuat layanan pembuatan software dan solusi pengembangan software berubah terus menerus.
Software Development adalah jasa pembuatan program aplikasi berdasarkan keinginan anda. penerapan program tersebut dapat disesuaikan atas kebutuhan otomatisasi perusahaan, apakah itu berupa sistem penagihan, laporan keuangan atau sistem pemasaran yang terintegrasi dengan seluruh cabang perusahaan.

Perbandingan tentang kelebihan dan kekurangan setiap model pada Software Development Life Cycle (SDLC) ini dijelaskan berikut ini
1.  Waterfall
Kelebihan :
-   Merupakan model pengembangan paling handal dan paling lama digunakan.
-   Cocok untuk system software berskala besar.
-   Cocok untuk system software yang bersifat generic.
-   Pengerjaan project system akan terjadwal dengan baik dan mudah dikontrol.
Kekurangan :
-   Persyaratan system harus digambarkan dengan jelas.
-   Rincian proses harus benar-benar jelas dan tidak boleh berubah-ubah.
-  Sulit untuk mengadaptasi jika terjadi perubahan spesifikasi pada suatu tahapan pengembangan
2.  Iterasi
Kelebihan :
-   Dapat mengakomodasi jika terjadi perubahan pada tahapan pengembangan yang telah dilaksanakan.
-   Dapat disesuaikan agar system bisa dipakai selama hidup software computer.
-   Cocok untuk pengembangan sistem dan perangkat lunak skala besar.
-   Pengembang dan pemakai dapat lebih mudah memahami dan bereaksi terhadap resiko setiap tahapan karena system terus bekerja selama proses.
Kekurangan :
-   Hanya berlaku untuk Short-Lifetime system.
-   Tahapan proses tidak terlihat sedang berada ditahapan mana suatu pekerjaan.
-   Memerlukan alat ukur kemajuan secara regular.
-   Perubahan yang sering terjadi dapat merubah struktur system.
-   Memerlukan tenaga ahli dengan kemampuan tinggi.
3.  Rapid Application Development / RAD
Kelebihan :
-   RAD mengikuti tahapan pengembangan sistem sepeti umumnya, tetapi mempunyai kemampuan untuk menggunakan kembali komponen yang ada (reusable object).
-  Setiap fungsi dapat dimodulkan dalam waktu tertentu dan dapat dibicarakan oleh tim RAD yang terpisah dan kemudian diintegrasikan sehingga waktunya lebih efesien.
Kekurangan :
-   Tidak cocok untuk proyek skala besar.
-   Proyek bisa gagal karena waktu yang disepakati tidak dipenuhi.
-   Sistem yang tidak bisa dimodularisasi tidak cocok untuk model ini.
-   Resiko teknis yang tinggi juga kurang cocok untuk model ini.
4.  Model prototyping
Kelebihan :
-     Prototype melibatkan user dalam analisa dan desain.
-     Punya kemampuan menangkap requirement secara konkret daripada secara abstrak.
-     Untuk digunakan secara standalone.
-     Digunakan untuk memperluas SDLC.
-    Mempersingkat waktu pengembangan Sistem Informasi
Kekurangan :
-   Proses analisis dan perancangan terlalu singkat.
-   Mengesampingkan alternatif pemecahan masalah.
-   Bisanya kurang fleksible dalam mengahdapi perubahan.
-   Protitype yang dihasilkan tidak selamanya mudah dirubah
-  Protype terlalu cepat selesai

Senin, 28 Maret 2011

WIKILEAKS

Tentang Wikileaks

WikiLeaks atau Wikileaks adalah organisasi internasional yang bermarkas di Swedia Situs Wikileaks menerbitkan dokumen-dokumen rahasia sambil menjaga kerahasiaan sumber-sumbernya. Situs tersebut diluncurkan pada tahun 2006. WikiLeaks mulai sedikit demi sedikit terdengar dengan berita heboh yang mereka punya.. Situs Wikileaks menerbitkan dokumen-dokumen rahasia sambil menjaga kerahasiaan sumber-sumbernya..

Organisasi ini didirikan oleh disiden politik Cina, dan juga jurnalis, matematikawan, dan teknolog dari Amerika Serikat, Taiwan, Eropa, Australia, dan Afrika Selatan. Artikel koran dan majalah The New Yorker mendeskripsikan Julian Assange, seorang jurnalis dan aktivis internet Australia, sebagai direktur Wikileaks.

Dalam pernyataannya di situsnya, Wikileaks mengaku sengaja mencicil publikasi dokumen itu, agar masing-masing tema mendapat perhatian publik yang memadai. Bila dilepas sekaligus, rahasia negara yang penting bisa terlewatkan dari perhatian.
Secara keseluruhan, tepatnya ada 97.080 dokumen tergolong sangat rahasia yang tersebar luas oleh WikiLeaks. Jumlah tadi bertambah lagi dengan 75.792 dokumen biasa, 58.095 dokumen hanya untuk internal, 11.322 dokumen rahasia, 4.678 dokumen sangat rahasia yang tak boleh diakses non-AS (Noforn), dan 4.330 dokumen rahasia lainnya.

Kutipan artikel :
Pandangan itu disampaikan aktivis muda. Banyu Biru Djarot kepada Rakyat Merdeka, bisa saja data Wikileaks hanya omong kosong belaka. "Tapi kita harus ingat juga, Wikileaks adalah situs yang kontroversial karena mereka memang meng-hack dan menyebarkan berita-berita sensitif antar pemerintah alias top secret materi. Wikileaks terkenal hanya sebagai penyebar temuan hasil hacking berita sensitif, bukan sebagai pengarang berita atau newsmaker. Di situlah letak blunder politic yang menciptakan lagi-lagi citra yang buruk bagi pihak yang dibeberkan rahasianya, karena sudah jadi rahasia umum bahwa Wikileaks itu sering mengandung unsur kebenaran," . 

Minggu, 06 Maret 2011

PART IV

Semantik

Web semantic merujuk kepada kemampuan aplilkasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin.. Web semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database.
Istilah web semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan web semantik. Web semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL.
Jika HTML dan Web membuat semua dokumen online tampak seperti buku besar, RDF, skema, dan kesimpulan bahasa akan membuat semua data di dunia tampak seperti database besar”
Tim Berners-Lee, Weaving the Web, 1999 Tim Berners-Lee, Tenun Web, 1999
RDF (Resource Description Framework) adalah bahasa untuk mendeskripsikan informasi dan sumber daya di web.
Menempatkan informasi ke file RDF, memungkinkan program komputer ( “web spider”) untuk mencari, menemukan, mengambil, mengumpulkan, menganalisis dan memproses informasi dari web.
Semantic Web yang menggunakan RDF untuk mendeskripsikan sumber daya web.
Web semantik adalah teknologi web yang berkembang saat ini. Teknologi ini dikembangkan berbasis RDF format. Basis data dapat dijadikan acuan untuk pembuatan metadata, namun BibTex file dapat juga dijadikan acuan untuk pembuatan web semantik. Dengan menggunakan format XML yang merupakan dasar pembentukan metadata (RDF), maka berdasarkan format tersebut metadata dapat didistribusikan atau di simpan dalam domain yang beragam, data yang tersimpan berupa BibTex file di konversi ke format RDF, selanjutnya dengan menggunakan sesame metadata di load pada file index, SeRQL selanjutnya melakukan query terhadap metadata yang telah di load untuk ditampilkan di browser.
Semantik sebuah bahasa menggambarkan hubungan antara sintaks dan model komputasi. Semantik : aturan-aturan untuk menyatakan arti dalam sebuah pemrograman.Sederhananya, semantik menjelaskan arti dari program.
            Analoginya sebagai berikut. Apabila kita memakai sintaks [subyek] + [kata kerja] + [kata benda], kita bisa menghasilkan kalimat-kalimat.
Apabila kita mengasilkan kalimat Saya makan nasi, maka kalimat ini memenuhi aturan sintaks. Tapi, apabila saya membuat kalimat Saya makan batu, secara sintaks kalimat ini sudah benar. Namun, secara semantik, kalimat ini tidak mengandung makna yang berarti.
Dalam hubungannya dengan bahasa pemrograman, kadang ada kalanya seorang programmer tidak bisa mengaitkan sintaks dengan model komputasi. Kesalahan logika bisa dengan mudah terjadi.
Sebagi contoh ada bahasa pemrograman sebagai berikut:
if(a=5) {
echo ‘Nilai a=5′;
}
Apabila program ini dijalankan, apa yang terjadi? Bergantung bahasa apa yang digunakan. Apabila bahasa yang dipakai adalah bahasa C, maka output yang keluar selalu Nilai a=5, walaupun nilai variabel a sebelumnya selain 5. Kenapa itu bisa terjadi? Itu karena operator ‘=’ dalam bahasa C berarti mengassign sebuah variabel yang ada di sebelah kiri dengan nilai yang ada di sebelah kanan. Dalam bahasa C, secara sintaks operasi ini sudah benar.
Tapi, apabila yang dimaksud adalah programmer ingin mengevaluasi nilai variabela, maka seharusnya memakai operator logika ‘==’. Jadi, program yang sebenarnya menjadi
if(a==5){
echo ‘Nilai a=5′;
}

KONSEP SEMANTIKS BAHASA PEMROGRAMAN
   Semantik mendefinisikan arti dari program yang benar secara syntax dari bahasa tersebut.
   Semantik suatu bahasa membutuhkan semacam expressi untuk mengirimkan suatu nilai kebenaran (TRUE, FALSE, NOT atau nilai INTEGER)
PENDEKATAN SYNTAX DIRECTED TRANSLATION
   Syntax merupakan kumpulan aturan yang mendefinisikan suatu bentuk bahasa dan mendefinisikan bagaimana suatu kalimat dibentuk sebagai barisan/urutan dari pemilihan suatu kata dasar.
   Syntax tidak mengerti apap pun tentang isi atau arti dari suatu kalimat; aturan SEMANTIC yang mengartikannya.
PENDEKATAN SYNTAX
DIRECTED TRANSLATION
Contoh deklarasi dalam bahasa C :
            if (a>b) max = a ; else max = b ;
§   Ekspressi a > b harus di evaluasi, dan tergantung dari nilai ini, satu dari dua statemen di belakangnya akan dieksekusi.
§   Aturan syntax memberikan bentuk pada statemen tersebut di mana dengan tepat meletakkan tanda “;” sehingga aturan semantic dapat mengartikannya dengan benar.
TEKNIK-TEKNIK PENDESKRIPSIAN SEMANTIK BAHASA PEMROGRAMAN
A.    Operational Semantic
B.      Denotational Semantic
C.    Axiomatic Semantic
D.    Algebraic Semantic
E.      Structured Operational atau
            Natural Semantic
TEKNIK-TEKNIK PENDESKRIPSIAN SEMANTIK BAHASA PEMROGRAMAN
A.  OPERATIONAL SEMANTIC
            Pendekatan ini mendefinisikan suatu mesin buatan (Abstract) dengan instruksi-instruksi primitif, tidak perlu realistik, tetapi cukup sederhana supaya tidak muncul kesalahpahaman. Deskripsi semantic dari bahasa pemrograman menentukan suatu translasi ke kode.
B. DENOTATIONAL SEMANTIC
            Pada pendekatan ini, diberikan suatu fungsi yang memetakan program-program komputer yang ditunjuk ke dalam bentuk nilai-nilai abstrak secara matematika (angka, nilai, kebenaran, fungsi matematika, dan sebagainya)
C. AXIOMATIC SEMANTIC
            Pada pendekatan ini didefinisikan suatu tindakan program yang dibangun dengan properti logika yang menyimpan status komputer sebelum dan sesudah eksekusi
D. ALGEBRAIC SEMANTIC
            Pada pendekatan ini dipertimbangkan suatu objek komputasi yang menjadi syarat-syarat dalam aljabar multi-sorted. Program meng-implementasikan fungsi yang dapat diwujudkan dengan suatu persamaan di antara syarat-syarat tersebut.
E. STRUCTURED OPERATIONAL atau  NATURAL SEMANTIC
             Seperti dalam pengambilan keputusan  secara alamiah dengan logika. Program diberi suatu arti dari aturan yang  diturunkan yang menggambarkan  penilaian gagasan suatu bahasa. 

link blog semantic ( kelompok 2 )



DAMAR SEKARJAYA [55409694] part I
IRHAM HIDAYAT [50409250] part II
FIRMANSYAH PRATAMA [52409080] part III
BAYU LUKITO AKBAR SENO [50409076] part IV
IRFAN MAULANA [55409811] part V
ENGGAR [52409267] part V




Jumat, 11 Februari 2011

WEB SCIENCE

         Internet sudah banyak dijumpai diseluruh dunia yang memungkinkan untuk mencari data dan informasi yang digunakan para pengguna . banyak sekali web internet dan berbagai macam dan kegunaan . contoh nya yang akan dijelaskan adalah Web science ,dapat diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan seputar halaman web dan internet dalam membuat dan memanipulasi halaman web yang dalam hal edukasi.
Web science merupakan penyajian bahan atau materi yang bersifat edukatif dan menunjang pengetahuan dalam bentuk pembelajaran.Web science pastinya menyajikan hal-hal yang bersifat edukatif. Karena dari semua isinya merupakan dasar pengembangan web science tersebut, dan kita dapat memanfaatkannya untuk ilmu pengetahuan yang sedang kita pelajari kita.
Web dapat membangun informasi manusia yang terbesar dan membuat dapat mengetahui beragan informasi terkini yang sedang muncul atau pun yang sudah lalu.
            Web science merupakan web yang berisi mengenai ilmu pengetahuan. Di dalamnya terdapat hal-hal yang berhubungan dengan science (ilmu pengetahuan). Web science biasanya digunakan untuk keperluan pendidikan karena berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Berbeda dengan web biasa yang tidak terlalu spesifik digunakan untuk hal ilmu pengetahuan.
Akses internet sudah sangat mudah untuk didapatkan, masyarakat pun semakin mudah dalam menyelesaikan masalahnya. Para pelajar yang sering diberikan tugas, sudah tidak terlalu pusing lagi dalam mengerjakan tugas tersebut. Mereka biasanya pergi ke warnet atau menggunakan fasilitas internet di rumah bagi yang memasang akses internet, untuk mencari materi yang mereka butuhkan dan mencari dengan mudah dengan mengguankan akses internet yang sudah menjamur dimana-mana.
Hal tersebut sebenarnya lebih efektif daripada mencari melalui buku. Karena dengan menuliskan sebuah kata kunci, semua yang diperlukan dapat ditemukan dengan mudah. Ini berarti, kita telah menghemat waktu kita. Maka, mulailah untuk berkenalan dengan internet dan dapatkan manfaatnya. Namun, kita tetap harus berhati-hati karena tidak semua web menguntungkan dan memberi manfaat yang baik. Pengenalan internet dari oaring tua pun penting untuk menunjang kredibilitas anak untuk paham manfat dan pengunaan internet yang baik dan benar. Peran orang tuapun dtunjang agar dapat membantu anak-naknya untuk dapat paham dan mengerti.
Salah satu contoh dari web science yaitu Wikipedia. Web tersebut merupakan search engine untuk mencari berbagai informasi sesuai dengan yang kita butuhkan. Artikel-artikel yang terdapat dalam Wikipedia merupakan pengrtahuan dari seluruh dunia yang sudah sanag t terkenal dalam pencarian artikel-artikel pembelajaran. Karena itu, Wikipedia kaya akan artikel-artikel yang update sehingga banyak diakses oleh masyarakat. Dan memiliki manfaat untuk semuanya.dalam hal edukasi.