Badan usaha adalah suatu
unit kegiatan produksi yang mengolah faktor produksi untuk menghasilkan barang
atau jasa guna memenuhi kebutuhan manusia dengan tujuan memperoleh laba. Untuk mencapai
tujuannya dalam memperoleh laba, badan usaha memiliki sebuah perusahaan atau
lebih. Contoh: Pertamina memiliki perusahaan pengeboran minyak bumi dan
perusahaan pengelolaan gas alam cair (LNG).
Jenis-jenis Badan Usaha
Berdasarkan kepemilikan modalnya, badan usaha dapat dibedakan menjadi tiga
yaitu berikut.
a. Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
b. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS).
c. Koperasi
A. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Untuk mengelola cabang-cabang
produksi dan sumber kekayaan alam yang dikuasai oleh negara, pemerintah
mendirikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).BUMN memiliki tiga bentuk, terdiri
atas perusahaan umum, perusahaan persero, dan perusahaan daerah.
1)
Perusahaan umum (Perum)
Perum adalah perusahaan negara yang bergerak dalam bidang usaha pelayanan umum.
2) Perusahaan perseroan (PT Persero)
Persero adalah perusahaan yang modalnya berbentuk saham dan sebagian dari modal
tersebut milik negara. Contoh: PT Bukit Asam, PT Garuda Indonesia Air Lines, PT
Pupuk Sriwijaya.
3) Perusahaan daerah (Badan Usaha Milik Daerah/BUMD).
Perusahaan daerah adalah perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh pemerintah
daerah.
Kewenangan pemerintah daerah membentuk dan mengelola BUMD ditegaskan dalam
Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 2000 tentang kewenangan pemerintah dan
kewenangan provinsi sebagai daerah otonom. Contoh:
- Bank Pembangunan Daerah (BPD)
- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
- Perusahaan Daerah Angkutan Kota (bus kota)
B.
Badan Usaha
Milik Swasta (BUMS)
Badan usaha milik swasta (BUMS) adalah badan
usaha yang didirikan dan dimodali seorang atau sekelompok orang. Pengertian ihi
memiliki makna bahwa dalam pengelolaannya, BUMS dapat digolongkan menjadi tiga
kelompok berikut.
1) Badan usaha swasta nasional adalah badan usaha yang
dikelola oleh pihak swasta dalam negeri dan modalnya berasal dari dalam negeri.
Contoh PT. Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Air Mancur.
2) Badan usaha swasta asing adalah badan usaha yang dikelola
oleh pihak swasta asing dan modalnya berasal dari luar negeri. Contoh PT
Freeport Indonesia, PT Ericsson, dan City Bank.
3) Badan usaha swasta campuran (ventura) adalah badan usaha
yang dikelola oleh pihak swasta asing dan swasta dalam negeri secara
bersama-sama. Contoh PT Indosat, PDAM Jaya, dan PT Aqua Golden Mississippi.
Badan usaha milik swasta berdasarkan badan hukumnya dapat dibedakan menjadi 4
(empat) kelompok, yaitu badan usaha perseorangan, firma, persekutuan
komanditer, dan perseroan terbatas (PT).
1) Badan usaha perseorangan
Badan usaha perseorangan adalah badan usaha yang didirikan dengan modal yang
dimiliki oleh perseorangan.
2) Persekutuan firma (Fa)
Persekutuan firma adalah persekutuan atau perjanjian antara dua orang atau
lebih untuk mendirikan perusahaan dengan nama bersama.
3)
Persekutuan komanditer (CV)
Persekutuan komanditer (CV) atau Com’manditaire Vennootschap berasal dari
bahasa Belanda, yaitu persekutuan antara dua orang atau lebih untuk menjalankan
usaha yang sebagian menyertakan modalnya saja (sekutu pasif), sedangkan yang
lain menyertakan modal dan menjalankan usahanya (sekutu aktif). Perbedaan
antara sekutu aktif dan sekutu pasif ditunjukkan berikut.Kalau sekutu aktif :
Menjalankan perusahaan, ikut menanam modal, dapat melakuakan perjanjian dengan
pihak ketiga, bertanggung jawab penuh dengan segala harta kekayaan.Sedangkan
Sekutu Pasif : hanya menyertakan modal, hanya bertanggung jawab pada modal yang
disertakan , namanya tidak masuk dalam perusahaan, tidak boleh ikut campur
tangan dalam manajemen.
4)
Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan terbatas (PT) adalah persekutuan yang modalnya terdiri atas
saham-saham atau andil atau sero yang dapat dijual kepada masyarakat.
Perseroan terbatas dibedakan menjadi dua jenis, yaitu PT terbuka dan PT
tertutup.
a) Perseroan terbatas terbuka atau PT terbuka (umum), yaitu
perseroan terbatas yang modalnya terdiri atas masyarakat umum. Perseroan
terbatas ini memperbolehkan setiap orang untuk turut serta menanamkan modal
atau membeli saham. Ciri PT ini adalah dicantumkannya tulisan “Tbk” di belakang
nama PT tersebut. Misal PT Aqua Gold Mississipi Tbk.
b) Perseroan terbatas tertutup adalah perseroan terbatas yang
modalnya terdiri atas kalangan tertentu saja. Artinya, tidak sembarang orang
boleh turut serta memiliki sahamnya.
C. Badan Usaha Koperasi
Koperasi merupakan soko guru
perekonomian nasional. Oleh karena itu, koperasi mempunyai peranan sangat
penting dalam kehidupan ekonomi bangsa Indonesia. Koperasi adalah badan usaha
yang beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi
ekonomi. Kegiatan usaha koperasi merupakan penjabaran dari UUD 1945 pasal 33
ayat (1). Dengan adanya penjelasan UUD 1945 Pasal 33 ayat (1) koperasi
berkedudukan sebagai soko guru perekonomian nasional dan sebagai bagian yang
tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional.Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan
organisasi ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi
memajukan kesejahteraan anggota. Karena sumber daya ekonomi tersebut terbatas,
dan dalam mengembangkan koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota, maka
koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkin dan mengikuti prinsipprinsip
koperasi dan kaidah-kaidah ekonomi. Berdasarkan fungsi dan peran koperasi, maka
manfaat koperasi dapat dibagi menjadi dua bidang, yaitu manfaat koperasi di
bidang ekonomi dan manfaat koperasi di bidang sosial.
1) Fungsi dan peran koperasi
Kehidupan koperasi di Indonesia diharapkan mempunyai fungsi dan peran sebagai
berikut.
a) Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada
khususnya
dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan manusia
dan
masyarakat.
b) Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi
kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
c) Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan
ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
d) Berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian
nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan
demokrasi ekonomi.
2) Jenis koperasi
a) Koperasi simpan pinjam (koperasi kredit) melakukan
kegiatan usaha perkreditan.
b) Koperasi konsumen melakukan kegiatan usaha pertokoan.
c) Koperasi produsen melakukan kegiatan usaha pengolahan dan
pemasaran.
d) Koperasi pemasaran melakukan kegiatan menyalurkan
barang-barang kebutuhan produksi para anggotanya dan memasarkan produk usaha
para anggotanya.
e) Koperasi jasa melakukan kegiatan usaha jasa.
f) Koperasi serba usaha(multipurpose) yaitu koperasi yang
melakukan bermacam-macam kegiatan dan melayani beberapa macam kepentingan
ekonomi anggotanya.
Referensi :
http://www.g-excess.com/3671/pengertian-koperasi-prinsip-peran-dan-manfaat-koperasi/
http://klikbelajar.com/umum/perusahaan-dan-badan-usaha/